
Sejarah Sambal Pecel
Pecel berasal dari Jawa, khususnya dari daerah Madiun, namun kini dapat ditemukan hampir di seluruh Indonesia. Nama “pecel” berasal dari kata “pecel” yang berarti campuran atau adukan, merujuk pada sayuran yang dicampur dengan sambal kacang. Sambal pecel sering dijajakan oleh pedagang kaki lima atau warung makan sederhana, namun rasanya tetap memikat banyak orang.
Bahan-Bahan untuk Membuat Sambal Pecel
Untuk membuat sambal pecel yang enak, bahan-bahan yang diperlukan tidaklah banyak. Berikut adalah bahan-bahan dasar untuk sambal pecel:
Bahan Sambal Pecel:
- 150 gram kacang tanah (goreng tanpa kulit)
- 2-3 buah cabai merah keris (atau sesuai selera untuk tingkat kepedasan)
- 2-3 buah cabai rawit (opsional, jika ingin pedas lebih)
- 3 siung bawang putih
- 1-2 sendok makan gula merah serut (bisa disesuaikan dengan tingkat manis yang diinginkan)
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok makan air asam jawa (dari 1 sendok teh asam jawa yang dilarutkan dengan sedikit air)
- 1 sendok teh terasi bakar (opsional, memberikan rasa gurih yang khas)
- 200 ml air matang (atau sesuai kebutuhan untuk kekentalan sambal)
Bahan Pelengkap (Sayuran):
- Kangkung (sedikit, bisa direbus)
- Tauge (tauge rebus)
- Kol (rebus atau daun selada)
- Kacang panjang (rebus)
- Tempe dan tahu goreng (opsional)
Cara Membuat Sambal Pecel
1. Menyiapkan Kacang Tanah
- Goreng kacang tanah tanpa kulit di atas wajan dengan api kecil hingga matang dan berwarna coklat keemasan. Angkat dan tiriskan. Biarkan sedikit dingin.
- Setelah dingin, haluskan kacang tanah menggunakan cobek atau blender. Jangan terlalu halus, biarkan ada sedikit tekstur kasar agar sambal lebih terasa gurih dan berisi.
2. Menghaluskan Bahan-Bahan Sambal
- Haluskan cabai merah, cabai rawit, bawang putih, terasi bakar (jika menggunakan), dan garam. Anda bisa menggunakan cobek atau blender untuk mendapatkan hasil yang halus dan merata.
- Setelah halus, tambahkan kacang tanah yang telah digoreng dan haluskan kembali hingga tercampur rata.
3. Menambahkan Gula Merah dan Asam Jawa
- Tambahkan gula merah serut dan air asam jawa ke dalam sambal. Aduk rata hingga gula larut dan sambal terasa manis, asin, dan sedikit asam. Sesuaikan rasa sesuai selera.
4. Menambahkan Air
- Tambahkan air matang sedikit demi sedikit untuk mengatur kekentalan sambal. Aduk terus hingga sambal mencapai tekstur yang diinginkan (tidak terlalu kental, namun tidak terlalu cair juga).
5. Menyajikan Pecel
- Sajikan sambal pecel di atas sayuran rebus yang telah disiapkan. Tambahkan tahu, tempe, atau kerupuk sebagai pelengkap. Anda juga bisa menambahkan nasi hangat agar lebih kenyang.
Tips Membuat Sambal Pecel yang Sempurna
- Pilih kacang tanah yang bagus agar sambal pecel lebih gurih dan lezat.
- Sesuaikan tingkat kepedasan dengan jenis cabai yang digunakan. Jika tidak terlalu suka pedas, Anda bisa mengurangi cabai rawitnya.
- Jangan terlalu banyak menambahkan air agar sambal pecel tetap kental dan kaya rasa.
- Terasi bakar menambah rasa khas pada sambal pecel, jadi jika memungkinkan, jangan skip bahan ini.
- Kacang tanah harus digoreng sempurna agar rasa gurihnya keluar dan tidak terasa mentah.
Variasi Sambal Pecel
Sambal pecel juga bisa divariasikan sesuai selera. Beberapa orang suka menambahkan bumbu lain, seperti kemiri atau daun jeruk purut, untuk memberikan aroma yang lebih segar dan kompleks. Selain itu, ada juga yang menggunakan cabai hijau untuk variasi rasa yang berbeda.
Kesimpulan
Sambal pecel adalah salah satu sajian khas Indonesia yang kaya rasa dan menggugah selera. Dengan campuran bahan-bahan alami seperti kacang tanah, cabai, dan gula merah, sambal pecel memberikan sensasi rasa yang pedas, manis, dan gurih. Hidangan ini sangat cocok untuk disantap bersama nasi hangat, sayuran segar, tempe, dan tahu goreng. Cobalah membuat sambal pecel di rumah, dan nikmati kelezatannya!