
Fakta Oto – BYD kembali membuat gebrakan di kancah otomotif Asia Tenggara dengan memperkenalkan monster jalanan terbaru: Shark 6, sebuah pikap kabin ganda bertenaga hibrida yang siap menerjang pasar Indonesia. Debutnya di Bangkok Motor Show baru-baru ini telah memicu gelombang antusiasme, terutama dengan bocoran harga yang menggiurkan, yakni sekitar Rp 800 jutaan.
Dibangun di atas platform revolusioner BYD DMO, Shark 6 memadukan ketangguhan struktur body-on-frame dengan kenyamanan suspensi independen double A-arm di kedua porosnya. Dengan dimensi yang lebih bongsor dari sang raja pikap Thailand, Ford Ranger, Shark 6 menawarkan ruang kabin dan bak yang lapang untuk menunjang segala aktivitas.
Jantung pacunya adalah kombinasi dahsyat antara mesin 1.5L turbo dan dua motor listrik permanent magnet synchronous, yang disokong oleh baterai Blade 29,58 kWh. Meskipun mesin bensinnya lebih berperan sebagai generator, output gabungan keduanya mampu menghasilkan tenaga 430 hp dan torsi 650 Nm, cukup untuk melesatkan pikap berbobot 2.710 kg ini dari 0-100 km/jam dalam 5,7 detik. Dengan jarak tempuh mencapai 800 km, Shark 6 siap menemani petualangan Anda tanpa rasa khawatir.
Di Thailand, Shark 6 dibanderol sekitar 1,699 juta baht, atau setara dengan Rp 832,8 jutaan. Harga yang sangat kompetitif untuk sebuah pikap hibrida dengan performa dan fitur selengkap ini.
Thailand, sebagai pasar pikap terbesar kedua di dunia, menjadi arena pertempuran sengit bagi para produsen otomotif. BYD bukan pemain baru di segmen ini. GWM telah lebih dulu meluncurkan Poer Sahar, pikap kabin ganda dengan mesin hibrida yang tak kalah menggoda. Persaingan ini diprediksi akan semakin memanas, dan konsumenlah yang akan diuntungkan dengan banyaknya pilihan menarik.